Tips Menerapkan Pembelajaran Berdiferensiasi yang Menyenangkan

 

Ajak Peserta Didik Berkreasi dengan Pembelajaran Berdiferensiasi

Praktik pembelajaran berdiferensiasi tidak harus sulit. Diferensiasi bukan berarti mengikuti kebutuhan atau minat peserta didik pada waktu yang sama.    


A.  Situasi dan Tantangan

1. Memaksakan Kehendak Pendidik

Pendidik sering memaksa peserta didik untuk membaca buku. Padahal, buku bukan hanya satu-satunya bahan ajar. Tidak semua peserta didik memiliki kompetensi yang sama dalam memahami bacaan.

2. Mengerjakan Satu jenis Tugas

Pendidik sering meminta peserta didik mengerjakan tugas dengan bentuk sama. Contohnya menyuruh membuat poster. Sebaiknya pendidik dapat memberi kebebasan untuk mengumpulkan tugas sesuai minat dan kesiapan mereka.

 B.     Aksi

Langkah 1 : Asesmen Awal pembelajaran

Pendidik mengetahui kemampuan awal dan minat peserta didik dengan asesmen awal pembelajaran. Pendidik membuat 10 soal sederhana yang berkaitan dengan materi yang akan diajar. Misalnya mapel Matematika tentang Peluang Suatu Kejadian. Pendidik menyusun soal tentang peluang suatu kejadian ketika melempar koin, dadu, bahkan mengocok kartu remi (bridge) secara acak. Pendidik mengenali minat dan kondisi awal peserta didik dengan wawancara atau mengisi angket sederhana. Lalu pendidik memetakan ragam kemampuan awal mereka.

Langkah 2 : Menyiapkan Bahan Ajar Beragam

Pendidik menyediakan bahan ajar beragam, misalnya artikel, video, siniar/podcast, lembar pengamatan dan sebagainya. Contohnya materi tentang cara merawat panca indera disajikan dalam bentuk video, tulisan, audio dan/atau praktik langsung. Pendidik membebaskan peserta didik untuk memilih bahan ajar yang akan mereka pelajari sesuai minat dan kebutuhan saat itu.

 

Langkah 3 : Bentuk Kelompok yang Variatif

Pendidik membentuk kelompok dan membiasakan kolaborasi. Juga melakukan proses pembelajaran seperti: diskusi kelompok, kuis bersama, pengamatan, percobaan sederhana, gamifikasi dan sebagainya. Satu kelompok pun dapat terdiri dari peserta didik dengan kemampuan yang beragam, agar setiap peserta didik dapat belajar dari satu sama lain.


 Langkah 4 : Fasilitasi Setiap Kebutuhan

Pendidik memberikan pendampingan selama proses belajar. Misalkan untuk peserta didik yang baru berkembang, berikan pendampingan intensif dalam memahami materi. Untuk kategori cukup, pendidik memberikan 1 contoh dan meminta mereka melanjutkan secara mandiri sambil mengecek ulang hasilnya. Dan bagi siswa cakap/mahir, pendidik memberikan tantangan lebih seperti menceritakan kembali isi materi secara mandiri.

 

Langkah 5 : Merdeka Membuat Karya

Bebaskan peserta didik dalam mengumpulkan bentuk tugas. Peserta didik boleh membuat karya berupa video, siniar/rekaman suara, poster, infografis, mind map, cerita pendek, bermain peran dan lain-lain.

 C.      Refleksi Hasil dan Dampak

Hasil Untuk peserta Didik

“Saya sangat senang mengikuti pembelajaran lewat video, karena mudah dan menyenangkan”

“Saya paling suka bikin infografis  kalau disuruh buat tugas. Saya suka menggambar.


Hasil Untuk pendidik

               "Saya merasakan peserta didik lebih antusias dalam belajar, karena pembelajaran                             sesuai tahap capaian belajar mereka. Mereka lebih kreatif mengerjakan tugas dan                             membangun kolaborasi bersama teman-temannya."                                            

Komentar

Velina JC mengatakan…
Tips dari bu Novita ini sangat bermanfaat bagi semua, baik untuk pendidik lain maupun siswa-siswinya, karena benar nyatanya metode pembelajaran tidak harus selalu menggunakan buku sebagai media ajarnya. Terimakasih untuk tipsny bu Novita! love mathematic!
Farah Nur Aini mengatakan…
Tips yang diberikan Bu Novita sangat bermanfaat bagi semua siswa,baik siswa maupun siswi sebaiknya mengetahui media pembelajaran selain menggunakan buku karena mengingat perkembangan zaman yang melaju pesat selain itu mungkin sebagian siswa dan siswi mau meningkatkan minat belajar dalam menggunakan media lain Terimakasih untuk tipsnya Bu NovitašŸ’
Crewneck mengatakan…
Tips yang diberikan bu novita sangat bermanfaat untuk semua siswa siswi karena pada dasarnya belajar bukan hanya bisa dilakukan melalui buku saja bisa juga melalui media lain dan menjadikan siswa siwi lebih mandiri dalam belajar. terimakasih untuk tips nya bu novita🤩
Anisya Fatha mengatakan…
Tips yang diberikan Bu Novi sangat bermanfaat bagi semua siswa dan siswi, bahwa mengetahui media pembelajaran selain menggunakan buku itu lebih menyenangkan dan mungkin sebagian siswa atau siswi lebih minat dengan menggunakan pembelajaran yang inovatif
Terimakasih untuk tips tipsnya Bu Novita
intan kusuma mengatakan…
tips yang sangat bermanfaat sekali! terimakasih bu Novita! i love mathematic!
anggita febriani mengatakan…
Tips yg diberikan Bu Novi sangat bermanfaat bagi semua siswa dan siswi bahwa metode belajar tidak selalu menggunakan buku karna sebagian siswa dan siswi mungkin lebih minat menggunakan metode lain.Terimakasih untuk tips tipsnya Bu Novi
Arabella Veorentina mengatakan…
Saran dan Tips yang diberikan ibu Novi sangat amat membantu saya, dengan menggunakan metode selain belajar tidak selalu menggunakan buku Dan bisa bervariasi dengan model metode pembelajaran lainnya membuat itu tidak membosank dan dapat menarik perhatian siswa. Terimakasi bu novita berkat ini pembelajaran semakin menyenangkan, maju terus bu novitašŸ’—

Postingan populer dari blog ini

GEOMETRI DIMENSI TIGA

BELAJAR DARI COVID-19